Pantai Tanjung Layang Dengan Eksotika Bebatuan Granit Berusia 200 Juta Tahun yang lalu
Pantai Tanjung Layang Dengan Eksotika Bebatuan Granit Berusia 200 Juta Tahun yang lalu

Bangka Belitung merupakan sebuah pulau dalam gugusan kepulauan nusantara yang terletak di bagian timur Pulau Sumatera, tepatnya di dekat Provinsi Sumatera Selatan.

Pantai Tanjung Layang Dengan Eksotika Bebatuan Granit Berusia 200 Juta Tahun yang lalu

baumbah.com, Sebagai negara bahari terbesar di dunia, Indonesia memiliki banyak pantai dengan bermacam-macam karakteristiknya. Kekayaan alam nusantara tersebut sudah diakui dunia.

Hal tersebut dibuktikan dengan semakin tingginya intensitas kedatangan wisatawan asing untuk menjamahi keindahan pantai-pantai di Indonesia.

Bangka Belitung merupakan sebuah pulau dalam gugusan kepulauan nusantara yang terletak di bagian timur Pulau Sumatera, tepatnya di dekat Provinsi Sumatera Selatan.

Semenjak berdiri sendiri sebagai provinsi, Bangka Belitung mulai gencar mempromosikan potensi kekayaan alam yang dimilikinya.

Pantai Tanjung Layang Dengan Eksotika Bebatuan Granit Berusia 200 Juta Tahun yang lalu

Selain pasir putihnya yang terkenal indah, hal lain yang akan kita jumpai di pantai-pantai Belitung adalah hamparan batuan granit raksasa yang mempesona.

Hanya sedikit sekali pantai di Indonesia yang mempunyai pemandangan semenarik dan seeksotik itu.

Kabarnya, batuan granit yang berserakan di sepanjang pantai-pantai Belitung itu merupakan bagian dari batuan besar Indonesia bagian barat yang disebut sebagai batolit.

Menurut beberapa penelitian, usia batuan granit itu diperkirakan mencapai 65 – 200 juta tahun yang lalu.

Lokasi Pantai Tanjung Kelayang

Pantai Tanjung Layang Dengan Eksotika Bebatuan Granit Berusia 200 Juta Tahun yang lalu

Lokasi Pantai Tanjung Kelayang berada di sisi utara Pulau Belitung, persisnya di Kecamatan Sijuk, sekitar 27 kilometer dari Tanjung Pandan yang merupakan ibu kota Kabupaten Belitung.

Pemandangan di Pantai Tanjung Kelayang benar-benar unik. Di sebelah baratnya terdapat batu-batu granit dengan berbagai macam ukuran.

Pantai Tanjung Layang dan Pantai Matras dipisahkan oleh sebuah bukit besar. Daerah pesisir Pantai Tanjung Layang dipenuhi bebatuan granit. Pada pagi hari, pantai yang berlatar belakang hutan ini menjadi tempat bersandarnya perahu-perahu nelayan.

Pantai Tanjung Layang Dengan Eksotika Bebatuan Granit Berusia 200 Juta Tahun yang lalu

Perahu-perahu nelayan akan melakukan bongkar-muat hasil tangkapannya untuk dijual di pasar-pasar tradisional. Pada sekitar jam 5 sore, perahu-perahu nelayan tersebut akan kembali melaut dan berburu ikan.

Meskipun garis Pantai Tanjung Layang tidak sepanjang pantai lainnya yang di Kepulauan Bangka Belitung, pantai ini tetap memiliki pemandangan alam yang eksotis.

BACA JUGA : 11 Tempat Wisata Bangka Yang Eksotik Wajib Dikunjungi

Pasir pantai yang putih dikelilingi bebatuan granit sesekali terhempas deburan ombak pantai yang airnya masih jernih alami.

Pantai Tanjung Layang memiliki sebuah panorama yang unik. Kumpulan batu granit yang berada di tengah laut seolah menjadi pulau kecil yang terpisah.

Dari gundukan batuan granit tersebut, pengunjung dapat melempar kail dan coba menangkap ikan-ikan yang terjebak di antara bebatua

Keindahan Pantai Tanjung Kelayang

Pantai Tanjung Layang Dengan Eksotika Bebatuan Granit Berusia 200 Juta Tahun yang lalu

Anda bisa menikmati Pantai Tanjung Kelayang dengan berjalan kaki dari ujung ke ujung. Pantai berpasir putih sangat nyaman untuk berjalan-jalan santai. Garis pantai yang memanjang, memungkinkan wisatawan untuk menikmatinya secara utuh.

Selain itu anda juga bisa bermain air, sambil berenang melihat ikan-ikan karena airnya sangat jernih. Di salah satu ujung pantai, pemandangan juga tak kalah menakjubkan. Ada jembatan yang sengaja dibangun bagi para pengunjung supaya leluasa menikmati keindahan Pantai Tanjung Kelayang.

Dari dermaga itu, setidaknya dari jarak yang lumayan dekat, anda bisa menyaksikan bebatuan yang berbentuk kepala burung garuda. Di samping itu, dari jembatan ini wisatawan juga bisa memancing, seraya melihat ikan-ikan yang berkeliaran dibawah air laut yang jernih.

Menikmati keindahan Pantai Tanjung Kelayang, pengunjung akan dibawa melayang karena kecantikannya yang sulit anda temukan di daerah lain di Indonesia.

Daya Tarik Pantai Tanjung Kelayang

Pantai Tanjung Layang Dengan Eksotika Bebatuan Granit Berusia 200 Juta Tahun yang lalu

Tapi daya tarik pantai ini sebetulnya bukan cuma itu saja. Ada beberapa hal yang membuat pantai yang terkenal di Belitung ini begitu menggoda untuk dikunjungi.

Selain memiliki fasilitas publik yang lengkap, bersih dan terawat dengan baik pantai ini juga merupakan gerbang bagi wisatawan yang ingin mengikuti trip island hopping di Belitung
adi pantai ini juga memiliki sebuah dermaga kecil yang masih berfungsi dengan baik. Ada juga sebuah aula besar tempat berteduh dan sering dijadikan tempat untuk pelaksanaan event tertentu.

Pantai Tanjung Layang Dengan Eksotika Bebatuan Granit Berusia 200 Juta Tahun yang lalu

Di Pantai inilah banyak terdapat perahu nelayan (boat tradisional) yang selain digunakan untuk mencari ikan, juga dapat disewa untuk membawa wisatawan melakukan “Island Hopping” menuju Pulau Lengkuas, dan beberapa pulau eksotic lainnya diperairan laut Belitung.

Tanjung Kelayang telah menjadi salah satu kawasan strategis pariwisata nasional di Indonesia. Nama Kelayang sendiri adalah nama salah satu jenis burung di Pulau Belitung. Pantai Tanjung Kelayang merupakan bagian dari kawasan ini. Pantai ini terletak di Kecamatan Sijuk sekitar 27 kilometer dari kota Tanjung Pandan.

Pantai Tanjung Kelayang merupakan salah satu pantai terbaik di Bangka Belitung. Pantai ini setiap tahun menjadi tempat singgah kapal-kapal Yacht yang mengikuti Rally Sail Indonesia.

Pantai Tanjung Layang Dengan Eksotika Bebatuan Granit Berusia 200 Juta Tahun yang lalu

Pantai Tanjung Kelayang juga menjadi salah satu lokasi shooting dari film fenomenal Laskar Pelangi.

Pantai Tanjung Kelayang memiliki laut yang berair biru kehijauan, bergelombang tenang dengan pasir pantai yang putih dan halus. Karena itu, pantai ini juga menjadi tempat berenang yang menyenangkan dan cukup aman. Di sisi pantai juga banyak terdapat pohon kelapa yang melambai.

Di seberang pantai terdapat pulau yang terdiri dari tumpukan batu granit raksasa. Tumpukan granit ini membentuk formasi kepala burung. Oleh karena itu, pulau granit ini kemudian disebut Batu Garude. Batu Garude menjadi salah satu landmark Pulau Belitung. Anda yang ikut tour Belitung tidak boleh ketinggalan untuk berfoto dengan latar belakang Batu Garude ini.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *