Menikmati Keindahan Sunrise di Gunung Sumbing Dimasa New Normal
Menikmati Keindahan Sunrise di Gunung Sumbing Dimasa New Normal

Memasuki era new normal, beberapa gunung yang ada di Indonesia mulai kembali membuka jalur pendakiannya untuk para wisatawan. Gunung Sumbing menjadi salah satu yang membuka kembali jalur pendakian via Garung mulai Sabtu, 1 Agustus 2020 ini.

Menikmati Keindahan Sunrise di Gunung Sumbing Dimasa New Normal

Baumbah.com, Gunung Sumbing 3.371 mdpl merupakan gunung api yang terletak di tiga kabupaten di sekitar Jawa Tengah, yakni Magelang, Temanggung dan Wonosobo.

Gunung tertinggi kedua di Jawa Tengah ini persis berdiri berhadapan dengan Gunung Sindoro 3.152 mdpl, sama sangarnya saling menantang.

Memasuki era new normal, beberapa gunung yang ada di Indonesia mulai kembali membuka jalur pendakiannya untuk para wisatawan. Gunung Sumbing menjadi salah satu yang membuka kembali jalur pendakian via Garung mulai Sabtu, 1 Agustus 2020 mendatang.

Menikmati Keindahan Sunrise di Gunung Sumbing Dimasa New Normal

Melalui akun Instagram resmi basecamp Gunung Sumbing via Garung @basecampsumbing, pembukaan tersebut berdasarkan Surat Rekomendasi Uji Coba Penerapan Protokol Kesehatan dari Pemerintah Kabupaten Wonosobo Nomor 556/476 tanggal 14 Juli 2020. Selain itu, kembalinya dibuka jalur pendakian ini berdasarkan simulasi protokol kesehatan yang sudah dilaksanakan sejak 3 Juli 2020.

Menikmati Keindahan Sunrise di Gunung Sumbing Dimasa New Normal

Pihak pengelola juga membatasi pengunjung yang ingin mendaki Gunung Sumbing sebanyak 250 orang per harinya. Para pendaki juga diminta untuk melihat persyaratan pendakian dan memesan atau booking kuota terlebih dahulu dengan menghubungi nomor WhatsApp 085226492745.

Selain itu, para pendaki yang ingin menyambangi gunung yang berada di Wonosobo, Jawa Tengah ini diharapkan tetap mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan dinas kesehatan setempat. Ini bertujuan guna meminimalisir risiko penyebaran Covid-19 yang menjadi pandemi sekarang ini.

Berikut Tagar ulas beberapa syarat protokol kesehatan pendakian Gunung Sumbing via Garung selama new normal.

Menikmati Keindahan Sunrise di Gunung Sumbing Dimasa New Normal
  1. Pendaki minimal berusia 17 tahun
  2. Para pendaki wajib membawa identitas diri, seperti KTP, SIM, atau lainnya
  3. Para pendaki membawa surat keterangan sehat yang berlaku maksimal tiga hari setelah dikeluarkan dari rumah sakit, dinas kesehatan, klinik, atau puskesmas
  4. Para pendaki membawa minimal empat buah masker dan dipakai selama berada di area publik, serta berinteraksi dengan orang lain
  5. Membawa hand sanitizer dan peralatan makan, serta minum pribadi
  6. Tenda yang digunakan harus berisi 50 persen dari kapasitas yang ditentukan
  7. Menerapkan jaga jarak minimal 1,5 meter dengan orang lain dan tidak berkerumun

Menawarkan keindahan alam yang tiada duanya dengan trek pendakian yang cukup menantang, menjadikan Gunung Sumbing sebagai salah satu tujuan favorit bagi para pecandu ketinggian dari antara sekian banyak gunung yang menjulang tinggi dan berdiri gagah di Bumi Pertiwi.

Hal itu jugalah yang membuat pendakian ini sangat bermakna bagi kami, pendakian yang sangat bermakna ketika menaklukkan Gunung Sumbing.

Jalur Pendakian

Menikmati Keindahan Sunrise di Gunung Sumbing Dimasa New Normal

Jalur pendakian Gunung Sumbing paling populer adalah melalui pos Garung. Garung adalah sebuah desa di kaki bagian utara Gunung Sumbing, di kawasan Kledung Pass. Dekat dengan Desa Garung tersebut juga terdapat basecamp untuk pendakian ke Gunung Sindoro. Selain itu juga terdapat jalur lain seperti Bowongso, Cepit, Lamuk, Banaran, Butuh Kaliangkrik, dan Mangli Kaliangkrik.

Letak Gunung Sumbing dan Gunung Sindoro saling berhadapan. Banyak disebut oleh masyarakat bahwa gunung Sumbing-Sindoro adalah gunung kembar layaknya gunung Merapi-Merbabu. Tinggi yang tidak jauh berbeda, dan juga kondisi alam gunung yang juga hampir sama. Namun bagi para pendaki Gunung Sumbing memiliki trek yang lebih berat daripada Gunung Sindoro dikarenakan gradien kemiringan yang terjal dan rute yang lebih panjang.


Tips dan Trik Mendaki Gunung Sumbing

Menikmati Keindahan Sunrise di Gunung Sumbing Dimasa New Normal

Jangan pernah lupa membawa persediaan air minum yang cukup karena selama pendakian tidak ada sumber air.
Disarankan jangan menggunakan sendal selama pendakian.
Disarankan cemilan selalu ada, setidaknya pisang, madu, cokelat, dan sebagainya.
Jika jumlah total pendaki di Gunung Sumbing tidak terlalu banyak, disarankan mendirikan tenda di Pos VI Watu Kotak saja agar terhindar dari badai yang mungkin terjadi.
Apabila jumlah pendaki cukup banyak, sebaiknya mendirikan tenda di Pos III Pasar Setan saja, mengingat di Pos VI Watu Kotak hanya bisa menampung kurang lebih sekitar 4 tenda..
Selebihnya, persiapkan diri baik fisik maupun mental layaknya orang yang melakukan pendakian pada umumnya dan selalu serahkan diri kepada yang di atas.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *